RESENSI NOVEL HARRY POTTER DAN PANGERAN BERDARAH CAMPURAN
Penulis
|
:
|
J. K. Rowling
|
Judul
|
:
|
Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran
|
Penerjemah
|
:
|
Listiana Srisanti
|
Ilustrator
|
:
|
Mary GrandPre (USA)
|
Jason Cockroft (UK)
| ||
Negara
|
:
|
Inggris
|
Bahasa
|
:
|
Indonesia
|
Serial
|
:
|
Harry Potter
|
Genre
|
:
|
Fiksi, Fantasi
|
Penerbit
|
:
|
Gramedia Pustaka Utama
|
Tanggal Terbit
|
:
|
8 Januari 2006
|
Halaman
|
:
|
816
|
SINOPSIS
Novel karya J.K. Rowling berjudul Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran merupakan buku keenam dari tujuh serial Harry Potter. Dalam buku tersebut Harry memasuki tahun keenam di Hogwarts dan diangkat menjadi kapten Quidditch Gryffindor keheranan karena Quidditch menjadi sangat populer. Banyak sekali anak yang mendaftar ingin masuk tim, bahkan sampai anak-anak Hufflepuff dan Ravenclaw yang menyeludup. Tetapi, seperti kata Hermione,
“Bukan Quidditch yang ngetop, tapi kau! Kau belum pernah semenarik ini, dan jujur saja, kau belum pernah sekeren ini.
“….Seluruh dunia sihir harus mengakui kau benar soal Voldemort telah kembali dan bahwa kau telah menghadapinya dua kali dalam dua tahun terakhir ini dan berhasil selamat dalam dua-duanya. Dan sekarang mereka menyebutmu ‘Sang Terpilih’ nah, coba, tidak bisakah kau melihat kenapa orang terpesona olehmu?”
Pantas saja gadis-gadis sampai nekat mau memberikan ramuan cinta kepada Harry. Namun Harry tidak memusingkan hal ini. Hanya ada satu gadis yang memenuhi pikirannya. Lagi pula dia sangat sibuk. Tahun ini Dumbledore memberinya pelajaran privat. Mempersiapkannya menghadapi musuh bebuyutannya, Lord Voldemort. Seperti dikatakan Ron, Dumbledore pasti tak akan membuang-buang waktu memberinya pelajaran kalau dia menganggap Harry pecundang, dia pasti berpendapat Harry punya peluang!
Sementara itu hari mengejar cita-citanya untuk menjadi Auror telah kandas, karena nilai ramuannya tidak mencukupi. Namun ia keliru, tahun ini Snape tidak lagi mengajar ramuan, dan Harry menjadi paling pintar dalam kelas ramuan berkat bantuan Pangeran Berdarah Campuran yang membuat Hermione tak habis pikir. Lantas siapa yang dimaksud Pangeran Berdarah Campuran?
KELEBIHAN
Buku ini menawarkan alur cerita yang imajinatif dan penuh kejutan. Serta setiap peristiwa digambarkan secara sederhana dan fantastik seolah-olah pembaca benar-benar menyaksikan bahkan ikut berpetualang dalam cerita ini. Penokohan atau watak setiap tokoh digambarkan secara terperinci dan jelas.
KEKURANGAN
Buku ini memiliki desain sampul yang kurang menarik serta kualitas kertas yang kurang bagus. Dari segi intrinsik, terlalu banyak tokoh-tokoh sampingan yang muncul membuat pembaca sulit mengingat nama tokoh tersebut.
Novel Harry Potter memang akan menarik dibaca pada masing-masing serial terutama bagi pembaca yang menyukai cerita misteri dan imajinasi. Serta banyak menggambarkan tentang makna persahabatan dan kegigihan serta nilai-nilai lainnya yang dapat diambil dari kisah yang dihadirkan dalam buku ini.
Daftar Pustaka

Komentar